10 RACUN DALAM DIRI KITA YANG TIDAK KITA SADARI

Diposting oleh rizal pada 14:36, 25-Jun-13

ARI 10 RACUN DALAM DIRI KITA
YANG TIDAK DISADARI 10 RACUN DALAM DIRI KITA YANG
TIDAK DISADARI Racun pertama : Menghindar
Gejalanya: Lari dari kenyataan,
mengabaikan tanggung jawab,
padahal dengan melarikan diri
dari kenyataan, kita hanya akan
mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat. Antibodinya: Realitas
Cara: Berhentilah menipu diri.
Jangan terlalu serius dalam
menghadapi masalah karena
rumah sakit jiwa sudah dipenuhi
pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa
lingkungannya menjadi sumber
frustasi. Jadi, selesaikan setiap
masalah yang dihadapi secara
tuntas dan yakinilah bahwa segala
sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras. Racun kedua : Ketakutan
Gejalanya: Tidak yakin diri, tegang,
cemas yang antara lain bisa
disebabkan kesulitan keuangan,
konflik perkawinan, problem
seksual, dll. Antibodinya: Keberanian
Cara: Hindari menjadi sosok yang
bergantung pada kecemasan.
Ingatlah, 99 persen hal yang kita
cemaskan tidak pernah terjadi.
Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis
intelektual dan carilah solusi
masalah melalui sikap mental yang
benar. Keberanian merupakan
proses reedukasi. Jadi, jangan
segan mencari bantuan dari ahlinya, seperti psikiater atau
psikolog. Racun ketiga : Egoistis
Gejalanya: Materialistis, agresif,
lebih suka meminta daripada
memberi.
Antibodinya: Bersikap sosial
Cara: Jangan mengeksploitasi teman. Kebahagiaan akan
diperoleh apabila kita dapat
menolong orang lain. Perlu
diketahui, orang yang tidak
mengharapkan apapun dari orang
lain adalah orang yang tidak pernah merasa dikecewakan. Racun keempat : Stagnasi
Gejalanya: Berhenti satu fase,
membuat diri kita merasa jenuh,
bosan, dan tidak bahagia.
Antibodinya: Ambisi
Cara: Teruslah berkembang, artinya kita terus berambisi di
masa depan kita. Kita kan
menemukan kebahagiaan dalam
gairah saat meraih ambisi kita
tersebut. Racun kelima : Rasa rendah diri
Gejalanya: Kehilangan keyakinan
diri dan kepercayaan diri serta
merasa tidak memiliki kemampuan
bersaing.
Antibodinya: Keyakinan diri Cara: Seseorang tidak akan
menang bila sebelum berperang,
yakin dirinya akan kalah. Bila kita
yakin akan kemampuan kita,
sebenarnya kita sudah
mendapatkan separuh dari target yang ingin kita raih. Jadi, sukses
berawal pada saat kita yakin
bahwa kita mampu mencapainya. Racun keenam : Narsistik
Gejalanya: Kompleks superioritas,
terlampau sombong, kebanggaan
diri palsu. Antibodinya: Rendah hati
Cara: Orang yang sombong akan
dengan mudah kehilangan teman,
karena tanpa kehadiran teman,
kita tidak akan bahagia. Hindari
sikap sok tahu. Dengan rendah hati, kita akan dengan sendirinya
mau mendengar orang lain
sehingga peluang 50 persen
sukses sudah kita raih. Racun ketujuh : Mengasihani diri
Gejalanya: Kebiasaan menarik
perhatian, suasana yang dominan,
murung, merasa menjadi orang
termalang di dunia. Antibodinya: Sublimasi
Cara: Jangan membuat diri menjadi
neurotik, terpaku pada diri sendiri.
Lupakan masalah diri dan hindari
untuk berperilaku sentimentil dan
terobsesi terhadap ketergantungan kepada orang
lain.. Racun kedelapan : Sikap bermalas-
malasan
Gejalanya: Apatis, jenuh berlanjut,
melamun, dan menghabiskan
waktu dengan cara tidak
produktif, merasa kesepian. Antibodinya: Kerja
Cara: Buatlah diri kita untuk selalu
mengikuti jadwal kerja yang
sudah kita rencanakan
sebelumnya dengan cara aktif
bekerja. Hindari kecenderungan untuk membuat keberadaaan kita
menjadi tidak berarti dan
mengeluh tanpa henti. Racun kesembilan : Sikap tidak
toleran
Gejalanya: Pikiran picik, kebencian
rasial yang picik, angkuh,
antagonisme terhadap agama
tertentu, prasangka religius. Antibodinya: Kontrol diri
Cara: Tenangkan emosi kita
melalui seni mengontrol diri. Amati
mereka secara intelektual.
Tingkatkan kadar toleransi kita.
Ingat bahwa dunia diciptakan dan tercipta dengan keberagaman
kultur dan agama. Racun kesepuluh : Kebencian
Gejalanya: Keinginan balas
dendam, kejam, bengis. Antibodinya: Cinta kasih
Cara: Hilangkan rasa benci. Belajar
memaafkan dan melupakan.
Kebencian merupakan salah satu
emosi negatif yang menjadi dasar
dari rasa ketidakbahagiaan. Orang yang memiliki rasa benci biasanya
juga membenci dirinya sendiri
karena membenci orang lain. Satu-
satunya yang dapat melenyapkan
rasa benci adalah cinta. Cinta kasih
merupakan kekuatan hakiki yang dapat dimiliki setiap orang. Ps:
Ternyata 10 Racun tersebut
berasal dari pemikiran dan hati
kita sendiri yang membuat
rusaknya keImanan diri. Dalam bukunya imam ghazali
tentang hati dijelaskan ,kalau hati
itu punya racunnya. antara lain :
banyak makan,banyak
memandang ,banyak bicara ,dan
juga banyak bergaul. kalau saya boleh tambahin lagi ,banyak
tertawa juga akan mematikan
(kepekaan dan kelembutan) hati. Salah satu peringatan paling
mujarab untuk obat hati adalah
mengingat kematian ,karenanya
rasul bersabda : “Perbanyaklah
kalian mengingat pemutus
kelezatan (yakni kematian).” Sesungguhnya orang-orang yang
beriman ialah mereka yang bila
disebut nama Allah gemetarlah
hati mereka, dan apabila
dibacakan ayat-ayatNya
bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada
Tuhanlah mereka bertawakkal.
(QS 8 : 2 )

Hello World!

Diposting oleh rizal pada 01:30, 29-Apr-13

Welcome to MyWapBlog.com. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!